KEGIATAN

Pengamatan dan Studi Kelayakan


Studi kelayakan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan pembangunan proyek. Hasil studi diharapkan bermanfaat bagi manajemen untuk menetapkan kebijaksanaan, perencanaan, pengambilan keputusan dalam operasional usaha tersebut di kemudian hari, sehingga diharapkan target pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan rencana serta hasil studi ini dapat bermanfaat bagi pihak lain yang berkepentingan, dalam hal ini bank yang akan turut mendanai investasinya.

Penyusunan studi kelayakan dilakukan dengan mengevaluasi aspek legal, aspek teknis, aspek ketersediaan bahan baku dan bahan pembantu, aspek pasar, aspek organisasi dan manajemen, aspek sosial ekonomi, aspek keuangan serta analisis risiko.

Penyusunan studi kelayakan dilakukan melalui dua pendekatan utama, yaitu analisis risiko yang berkaitan dengan aspek-aspek legal, pasar, teknis, ketersediaan bahan baku, manajemen, sosial ekonomi dan lingkungan, serta analisis kelayakan berdasarkan proyeksi arus kas keluar untuk investasi dan operasi serta arus kas masuk dari penerimaan penjualan hasil. Rencana teknis dan lain-lain yang diuraikan dalam kajian ini dan yang menjadi dasar bagi skenario analisis kelayakan, disusun dengan mempertimbangkan risiko pada tingkat moderat. Analisis risiko dilakukan secara kualitatif, sedangkan analisis kelayakan dilakukan secara kuantitatif mencakup kriteria pemulihan modal, nilai tunai, tingkat imbalan internal dan titik impas.


Pengumpulan Data

Data yang dikumpulkan dalam studi ini meliputi data primer dan data sekunder yang relevan dengan Proyek. Studi juga diperkuat dengan studi kepustakaan berbagai publikasi serta data statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan lembaga lain yang relevan. Di samping itu, dilakukan pula konfirmasi dengan berbagai pihak berkepentingan terhadap proyek maupun pihak perusahaan.

Data yang diperoleh diolah secara sistematis, sehingga menghasilkan informasi yang relevan dengan tujuan studi. Informasi inilah yang akan digunakan sebagai salah satu dasar pengambilan kesimpulan.


Pengamatan Lapangan

Untuk memperkuat kajian, pengambilan data lapangan dengan observasi dilakukan dengan tujuan antara lain :

  1. Untuk mengetahui situasi dan kondisi sosial serta ekonomi di sekitar proyek.
  2. Untuk mengetahui sejauh mana daya dukungan prasarana dan sarana yang telah ada di lokasi.